MENUMBUHKAN BUDAYA DISIPLIN: TENTANG PERILAKU DAN TANGGUNG JAWAB SISWA

Authors

  • Fadia Fadia Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Nurzaima Nurzaima Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Halima Halima Universitas Muhammadiyah Kendari

DOI:

https://doi.org/10.31943/edumjournal.v9i1.598

Keywords:

Budaya Disiplin, Perilaku Siswa, Tanggung Jawab Siswa, Sekolah Olahraga, Pembinaan Karakter

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembentukan, internalisasi, dan perwujudan budaya disiplin melalui perilaku dan tanggung jawab siswa atlet di SMAN Keberbakatan Olahraga Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wali kelas, guru bimbingan dan konseling, pelatih olahraga, serta 38 siswa atlet sebagai informan yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan validasi data melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya disiplin siswa terbentuk melalui pembiasaan yang konsisten, penegakan aturan sekolah, serta keteladanan guru dan pelatih dalam lingkungan sekolah berasrama. Kegiatan olahraga yang terstruktur berperan signifikan dalam memperkuat disiplin siswa melalui tuntutan kepatuhan terhadap jadwal, ketekunan, dan pengendalian diri. Namun demikian, internalisasi budaya disiplin belum berlangsung secara merata, khususnya pada siswa kelas X yang masih berada pada tahap adaptasi terhadap kehidupan asrama dan rutinitas latihan yang padat. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan budaya disiplin di sekolah berbasis olahraga memerlukan pembinaan karakter yang terencana, lingkungan yang suportif, serta kolaborasi yang konsisten antara sekolah, guru, dan pelatih.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Fadia, F., Nurzaima, N., & Halima, H. (2026). MENUMBUHKAN BUDAYA DISIPLIN: TENTANG PERILAKU DAN TANGGUNG JAWAB SISWA . Edum Journal, 9(1), 35–51. https://doi.org/10.31943/edumjournal.v9i1.598

Most read articles by the same author(s)